Menu

Sembilan Lelaki Satu Jaringan Sabu-sabu di Jombang ‘Digulung’ Polisi

  Dibaca : 95 kali
Sembilan Lelaki Satu Jaringan Sabu-sabu di Jombang ‘Digulung’ Polisi
Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid.

JOMBANG, TelisikPos.com – Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) dan bulan Ramadan, tak menghentikan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Jombang. Terbukti, sembilan diduga pengedar sabu-sabu diringkus Satresnarkoba Polres Jombang. Mereka ditangkap di tempat berbeda dalam durasi 3 hari berturut-turut mulai tanggal 9 hingga 11 Mei 2020.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan, tersangka Agus Indrawanto alias Gundul (34) buruh serabutan aal Desa Kebuntemu, Kecamatan Peterongan, Jombang, lebih dulu ditangkap petugas. Kemudian, dari pengembangan polisi, delapan lelaki lain yang merupakan jaringannya diringkus.

“Tersangka Agus alias Gundul ini memang sudah menjadi target operasi (TO) kami. Hingga akhirnya, kami menggerebek rumahnya dan meringkus tersangka pada Sabtu 9 Mei 2020 sekitar pukul 08.00 WIB,” papar AKP Moch Mukid, Rabu (13/5/2020).

Darinya, diamankan barang bukti sebuah kantong kain warna biru tua di dalamnya terdapat 1 plastik klip berisi sabu-sabu seberat kotor 0,32 gram, 6 plastik klip kosong bekas isi sabu, 1 pack palstik klip kosong, Se buah timbangan digital warna silver, dan 1 unit ponsel merk Samsung warna putih.

Selanjutnya, polisi meringkus seorang sopir bernama Heri Sukamto (38) di rumahnya Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, di hari yang sama sekitar pukul 10.00 WIB.

Darinya, polisi mengamankan sebuah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu-sabu habis dipakai seberat kotor 2,42 gram, 2 buah potongan sedotan plastik, sebuah korek api warna biru sebagai kompor, sebuah botol bekas minuman (bong), dan 1 unit ponsel merk Asus warna hitam.

Kemudian jelang Sahur Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 02.15 WIB, polisi membekuk 2 tersangka sekaligus di Jalan Raya Desa Kebuntemu, yakni Muri (40) sopir asal Desa Grobokan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, dan Selamet Riyanto alias Jhon (33) penjaga took asal Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Dari tersangka Muri ini, polisi mengamankan barang bukti total 3,74 gram sabu-sabu yang dipecah dalam plastik klip, alat isap sabu-sabu, 1 unit ponsel merek Samsung warna hitam, serta uang tunai Rp 600 ribu.

“Kalau dari Slamet Riyanto alias Jhon, disita uang tunai Rp 850 ribu yang diletakkan di dalam bungkus bekas rokok, serta ponsel merek Xiaomi warna hitam,” lanjut Moch Mukid.

Pada Minggu (12/5/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB, polisi menggerebek sebuah kamar kos di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. Di lokasi ini, polisi dan menciduk sopir dan kernetnya yakni Saiful Ghozi alias Cip (33) sopir asal Jalan Panglima Sudirman, Kampung Dalem, Kota Kediri, dan Slamet Santoso alias Gembok (35) asal Dusun/Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

“Di kosan tersebut, kami mengamankan sisa seberat kotor 1,51 gram, serta alat isap sabu-sabu, dan satu unit ponsel merek Xiaomi warna hitam. Sedangkan dari Slamet Santoso, diamankan sisa sabu-sabu seberat kotor 2,50 gram dan alat isapnya, serta 2 unit ponsel merek Andromax warna putih dan Nokia merah,” kata Moch Mukid.

Setengah jam kemudian, atau sekitar pukul 22.00 WIB, polisi menangkap Achmad Khamdan Yuafi alias Yapi (29), dan Fatchur Rochman (29). Keduanya bertetangga di Dusun/Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang. “Keduanya ditangkap di rumah AKY alias Yapi,” sambung Mukid.

Dari pengangguran dan pedagang tahu ini, polisi mengamankan 2 pipet kaca diduga masih ada sisa sabu-sabu habis dipakai dgn berat kotor 2,24 gram dan 1,12 gram, serta alat isapnya, dan 2 unit ponsel merek Samsung warna putih dan Xiaomi warna putih.

Esok siangnya yakni Senin (11/5/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, polisi menangkap seorang pengepul rongkosan yakni Budi Santoso alias Cipuk (32) saat penggerebekan di rumahnya Jalan Mangga Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Dari penggeledahan, polisi kemudian mengamankan barang bukti 0,84 gram sabu-sabu di dalam bungkus bekas rokok, dan sisa sabu-sabu pada 2 pipet kaca yakni 1,43 gram dan 2,28 gram. Kemudian alat isap sabu-sabu serta 1 unit ponsel HP merek Samsung warna hitam.

Saat ini, lanjut Moch Mukid, sembilan tersangka dijebloskan ke sel tahanan Polres Jombang guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. “Para tersangka terancam dijerat Pasal 112 ayat (1) yo Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Moch Mukid. (an/tp)

Bagikan:
Editor :


Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional